Kamis, 26 Maret 2015

Vending Machine Kue Cubit

1.    Product

Nama mesin : Vending Machine Kue Cubit

Alasan          : karena sekarang ini kue cubit sedang trend , agar masyarakat lebih mudah mendapatkan kue cubit yang diinginkan tanpa harus datang ke restoran dan harus menunggu lama untuk mendapatkan kue cubit.


2.       Person

Yang terlibat dalam penciptaan karya ini adalah :

Yang mendukung keberhasilan :

  • Perusahaan pengguna jasa.
  • BPOM
  • DEPKES
Peran perusahaan pengguna jasa adalah mereka yang menyediakan bahan baku untuk membuat kue cubit dan berbagai perlengkapan lainnya.
Peran BPOM sudah mengecek kelayakan pangan untuk dikonsumsi masyarakat
Peran DEPKES sudah mengecek dari segikesehatan.

Untuk siapa target :

Vending machine kue cubit ini di peruntukan untuk berbagai kalangan masyarakat yang menyukai makanan kue cubit ini.

3.       Press

    1.       Apa yang memotivasi

               Karna sekarang kue cubit sedang naik daun dengan berbagai macam topping dan rasa yang menarik.  

    2.       Apa dampak positif dan negative

          Positif   :

  • Lebih memudahkan peminat kue cubit mendapatkannya
  • Masyarakat bisa memilih sendiri varian rasa dan toping hanya dengan menekan tombol yang berada di mesin.
  • Menghemat waktu untuk membeli kue cubit karna tidak harus repot datang ke café dan menunggu untuk waktu yang lama.
  • Untuk pembayaran bisa di lakukan dengan 2 cara bisa menggunakan electronic card atau uang tunai yang ada di mesin.
  •  Vending machine ini akan di sediakan di berbagai tempat umum misalnya di stasiun, kampus, pinggir jalan, di sekitar pusat kota, di mall.

     
    Negative  :
  •  Mesin kadang lebih suka eror
  • Masyarakat yang tidak tau cara pakai bisa salah pilihan
  • Butuh biaya banyak dan harus selalu di cek kebersihan dan keadaan adonan dan alat yang ada di dalam mesin
  • Terkadang electronic card tidak dapat di pakai, dan harus menggunakan uang pas ketika membayar dengan uang tunai.
         Prediksi    :
  
       Keadaan mesin kurang terawat karna banyaknya pemakai, dan masyarakat serta oknum yang tidak bertanggung jawab.
          Mendukung      : banyaknya peminat kue cubit.
          Menggagalkan : mungkin para pedagang kue cubit kaki lima dan café atau restoran kurang mendukung dan pasti banyak protes.

        Cara mengantisipasi :

  •  Memberikan sosialisasi kepada pedagang.
  •  Mengajari cara memakai vending machine ke masyarakat.
  •  Menghibau kepada masyarakat untuk merawat mesin tersebut.

4.       Proses


  • Membuat desain mesin yang akan dibuat.
  • Memberikan contoh mesin tersebut kepada perusahaan penerima jasa.
  • Jika mesin tersebut diterima dan layak pakai, kami meminta surat izin ke BPOM dan DIKES agar mesin tersebut dapat langsung digunakan.
  • Setelah meminta surat izin, kami langsung mengsosialisasikan cara menggunakan mesin tersebut kepada konsumen.
  • Vending Machine Kue Cubit siap untuk digunaka


- Mata Kuliah Softskill-
           -1PA10-

1. Astri Deristianti
2. Ayuningtyas Pramatasari
3. Chantika Ariesty Silooy
4. Dian Ratnasari
5. Ishma Shabur Annisa


Rabu, 18 Maret 2015

Psikologi Umum





 A. Penjelasan Proses Sensasi Persepsi


Proses pertama dalam sensasi persepsi yaitu menerima rangsangan atau stimulus dari berbagai sumber. Kebanyakan stimulus diterima melalui alat/panca indera. Sebelum stimulus terintegrasi menghasilkan persepsi, pada saat pengolahan informasi terdapat seleksi stimulus secara sadar.

Proses kedua yaitu ambang batas , berbagai stimulus yang diterima oleh indera tidak semuanya masuk dalam kesadaran.  Hanya stimulus yang cukup kuat yang dapat masuk dalam kesadaran. Stimulus yang tidak cukup kuat tidak akan kita sadari . Agar dapat menimbulkan kesadaran stimulus  harus melebihi batas kekuatan minimal (ambang stimulus) jika tidak, stimulus tidak dapat disadari oleh kita

Proses ketiga yaitu panca indra, stimulus dapat di persepsi jika ada perhatian individu untuk memersepsi . setelah adanya perhatian individu akan menyadari adanya stimulus yang di tangkap oleh alat indra seperti penglihatan, pendengaran, penciuman, pendengaran, perabaan, dan pengecapan  .

Proses ke empat yaitu sensasi terjadi saat alat indra mengubah  informasi menjadi impuls-impuls syaraf yg dimengerti oleh otak melalui proses tranduksi

Proses kelima yaitu proses yang mempengaruhi persepsi , Alat indera menangkap stimuli, lalu stimuli tersebut diubah menjadi sinyal yg dapat dimengerti oleh otak untuk kemudian diolah . Disinilah cara kita menginterpretasi atau mengerti pesan yg telah diproses oleh sistem indrawi kita

Terakhir yaitu persepsi, proses memberi makna pada sensasi . Dengan melakukan persepsi manusia memperoleh pengetahuan baru.

B. Faktor-Faktor Persepsi

Faktor Internal
  •   Alat indra dan pusat susunan saraf

Alat indra atau reseptor berfungsi untuk menerima stimulus. Sedangkan saraf sensori berperan dalam meneruskan stimulus yang diterima reseptor, ke pusat susunan saraf yaitu otak sebagai pusat kesadaran . Dan saraf motorik untuk menimbulkan respons

  • Perhatian

Agar terjadi proses persepsi diperlukan perhatian yaitu proses atau tahap pertama sebagai persiapan mengadakan persepsi . perhatian adalah pemusatan atau pengonsentrasian seluruh aktivitas individu pada satu atau sekumpulan objek

Faktor eksternal
  • Objek yang dipersepsi

persepsi mengandaikan adanya objek yang dipersepsi . objek menimbulkan stimulus yang memicu dan merangsang alat indra atau reseptor. Walaupun sebagian besar stimulus itu datang dari luar , ada juga stimulus yang dating dari dalam individu yang memersepsi.

  •  Nilai-nilai dan kebutuhan

Nilai-nilai dan kebutuhan individu sangat mempengaruhi proses persepsi. Seorang seniman akan berbeda dalam pengamatan dibandingkan dengan orang yang bukan seniman.  Penelitian menunjukan bahwa anak-anak dari golongan miskin melihat koin (mata uang logam) lebih besar dari pada anak-anak orang kaya.

C. Proses Perubahan Sensasi - Persepsi 

·      Stimulus (rangsang): setiap aspek dari dunia luar yang secara langsung berpengaruh pada prilaku/kesadaran manusia
   

      Transduksi: proses perubahan suatu bentuk energi ke dalam bentuk energi yang lain.

      Brain - Primary Area : area otak utama yang menerima informasi sensorik dari thalamic proyeksi saraf.

      Brain- Association Area : merekam pengalaman persepsi, agar manusia dapat lebih efisien dalam melakukan interaksi dengan lingkungan di sekitarnya.

     Personalized Perception: pengalaman, lingkungan, emosi, ingatan-ingatan personal akan menambah persepsi kita. Oleh karena itu persepsi bisa tidak mencerminkan stimulus aslinya. Persepsi dapat bias, berubah, atau terdistorsi.

sumber: 

Heru Basuki, A.M. (2008).Psikologi Umum. Jakarta: Gunadarma.
Rita,L. Atkinson, Richard C. Atkinson, dkk. (1987). Pengantar Psikologi Edisi Kedelapan Jilid 1. Jakarta: Erlangga.