Kamis, 26 Maret 2015

Vending Machine Kue Cubit

1.    Product

Nama mesin : Vending Machine Kue Cubit

Alasan          : karena sekarang ini kue cubit sedang trend , agar masyarakat lebih mudah mendapatkan kue cubit yang diinginkan tanpa harus datang ke restoran dan harus menunggu lama untuk mendapatkan kue cubit.


2.       Person

Yang terlibat dalam penciptaan karya ini adalah :

Yang mendukung keberhasilan :

  • Perusahaan pengguna jasa.
  • BPOM
  • DEPKES
Peran perusahaan pengguna jasa adalah mereka yang menyediakan bahan baku untuk membuat kue cubit dan berbagai perlengkapan lainnya.
Peran BPOM sudah mengecek kelayakan pangan untuk dikonsumsi masyarakat
Peran DEPKES sudah mengecek dari segikesehatan.

Untuk siapa target :

Vending machine kue cubit ini di peruntukan untuk berbagai kalangan masyarakat yang menyukai makanan kue cubit ini.

3.       Press

    1.       Apa yang memotivasi

               Karna sekarang kue cubit sedang naik daun dengan berbagai macam topping dan rasa yang menarik.  

    2.       Apa dampak positif dan negative

          Positif   :

  • Lebih memudahkan peminat kue cubit mendapatkannya
  • Masyarakat bisa memilih sendiri varian rasa dan toping hanya dengan menekan tombol yang berada di mesin.
  • Menghemat waktu untuk membeli kue cubit karna tidak harus repot datang ke café dan menunggu untuk waktu yang lama.
  • Untuk pembayaran bisa di lakukan dengan 2 cara bisa menggunakan electronic card atau uang tunai yang ada di mesin.
  •  Vending machine ini akan di sediakan di berbagai tempat umum misalnya di stasiun, kampus, pinggir jalan, di sekitar pusat kota, di mall.

     
    Negative  :
  •  Mesin kadang lebih suka eror
  • Masyarakat yang tidak tau cara pakai bisa salah pilihan
  • Butuh biaya banyak dan harus selalu di cek kebersihan dan keadaan adonan dan alat yang ada di dalam mesin
  • Terkadang electronic card tidak dapat di pakai, dan harus menggunakan uang pas ketika membayar dengan uang tunai.
         Prediksi    :
  
       Keadaan mesin kurang terawat karna banyaknya pemakai, dan masyarakat serta oknum yang tidak bertanggung jawab.
          Mendukung      : banyaknya peminat kue cubit.
          Menggagalkan : mungkin para pedagang kue cubit kaki lima dan café atau restoran kurang mendukung dan pasti banyak protes.

        Cara mengantisipasi :

  •  Memberikan sosialisasi kepada pedagang.
  •  Mengajari cara memakai vending machine ke masyarakat.
  •  Menghibau kepada masyarakat untuk merawat mesin tersebut.

4.       Proses


  • Membuat desain mesin yang akan dibuat.
  • Memberikan contoh mesin tersebut kepada perusahaan penerima jasa.
  • Jika mesin tersebut diterima dan layak pakai, kami meminta surat izin ke BPOM dan DIKES agar mesin tersebut dapat langsung digunakan.
  • Setelah meminta surat izin, kami langsung mengsosialisasikan cara menggunakan mesin tersebut kepada konsumen.
  • Vending Machine Kue Cubit siap untuk digunaka


- Mata Kuliah Softskill-
           -1PA10-

1. Astri Deristianti
2. Ayuningtyas Pramatasari
3. Chantika Ariesty Silooy
4. Dian Ratnasari
5. Ishma Shabur Annisa


Rabu, 18 Maret 2015

Psikologi Umum





 A. Penjelasan Proses Sensasi Persepsi


Proses pertama dalam sensasi persepsi yaitu menerima rangsangan atau stimulus dari berbagai sumber. Kebanyakan stimulus diterima melalui alat/panca indera. Sebelum stimulus terintegrasi menghasilkan persepsi, pada saat pengolahan informasi terdapat seleksi stimulus secara sadar.

Proses kedua yaitu ambang batas , berbagai stimulus yang diterima oleh indera tidak semuanya masuk dalam kesadaran.  Hanya stimulus yang cukup kuat yang dapat masuk dalam kesadaran. Stimulus yang tidak cukup kuat tidak akan kita sadari . Agar dapat menimbulkan kesadaran stimulus  harus melebihi batas kekuatan minimal (ambang stimulus) jika tidak, stimulus tidak dapat disadari oleh kita

Proses ketiga yaitu panca indra, stimulus dapat di persepsi jika ada perhatian individu untuk memersepsi . setelah adanya perhatian individu akan menyadari adanya stimulus yang di tangkap oleh alat indra seperti penglihatan, pendengaran, penciuman, pendengaran, perabaan, dan pengecapan  .

Proses ke empat yaitu sensasi terjadi saat alat indra mengubah  informasi menjadi impuls-impuls syaraf yg dimengerti oleh otak melalui proses tranduksi

Proses kelima yaitu proses yang mempengaruhi persepsi , Alat indera menangkap stimuli, lalu stimuli tersebut diubah menjadi sinyal yg dapat dimengerti oleh otak untuk kemudian diolah . Disinilah cara kita menginterpretasi atau mengerti pesan yg telah diproses oleh sistem indrawi kita

Terakhir yaitu persepsi, proses memberi makna pada sensasi . Dengan melakukan persepsi manusia memperoleh pengetahuan baru.

B. Faktor-Faktor Persepsi

Faktor Internal
  •   Alat indra dan pusat susunan saraf

Alat indra atau reseptor berfungsi untuk menerima stimulus. Sedangkan saraf sensori berperan dalam meneruskan stimulus yang diterima reseptor, ke pusat susunan saraf yaitu otak sebagai pusat kesadaran . Dan saraf motorik untuk menimbulkan respons

  • Perhatian

Agar terjadi proses persepsi diperlukan perhatian yaitu proses atau tahap pertama sebagai persiapan mengadakan persepsi . perhatian adalah pemusatan atau pengonsentrasian seluruh aktivitas individu pada satu atau sekumpulan objek

Faktor eksternal
  • Objek yang dipersepsi

persepsi mengandaikan adanya objek yang dipersepsi . objek menimbulkan stimulus yang memicu dan merangsang alat indra atau reseptor. Walaupun sebagian besar stimulus itu datang dari luar , ada juga stimulus yang dating dari dalam individu yang memersepsi.

  •  Nilai-nilai dan kebutuhan

Nilai-nilai dan kebutuhan individu sangat mempengaruhi proses persepsi. Seorang seniman akan berbeda dalam pengamatan dibandingkan dengan orang yang bukan seniman.  Penelitian menunjukan bahwa anak-anak dari golongan miskin melihat koin (mata uang logam) lebih besar dari pada anak-anak orang kaya.

C. Proses Perubahan Sensasi - Persepsi 

·      Stimulus (rangsang): setiap aspek dari dunia luar yang secara langsung berpengaruh pada prilaku/kesadaran manusia
   

      Transduksi: proses perubahan suatu bentuk energi ke dalam bentuk energi yang lain.

      Brain - Primary Area : area otak utama yang menerima informasi sensorik dari thalamic proyeksi saraf.

      Brain- Association Area : merekam pengalaman persepsi, agar manusia dapat lebih efisien dalam melakukan interaksi dengan lingkungan di sekitarnya.

     Personalized Perception: pengalaman, lingkungan, emosi, ingatan-ingatan personal akan menambah persepsi kita. Oleh karena itu persepsi bisa tidak mencerminkan stimulus aslinya. Persepsi dapat bias, berubah, atau terdistorsi.

sumber: 

Heru Basuki, A.M. (2008).Psikologi Umum. Jakarta: Gunadarma.
Rita,L. Atkinson, Richard C. Atkinson, dkk. (1987). Pengantar Psikologi Edisi Kedelapan Jilid 1. Jakarta: Erlangga.


Sabtu, 17 Januari 2015

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Manusia dan Tanggung Jawab

Pada dasarnya manusia dan tanggung jawab itu berada dalam satu naungan atau berdampingan. Tanggung Jawab adalah suatu kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya baik disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung Jawab juga berati berbuat sebagai wujudan atas perbuatannya. Setiap manusia memiliki tanggung jawab masing-masing. Diantaranya tanggung jawab seorang pelajar atau mahasiswa akan belajar, tanggung jawab seorang dosen kepada mahasiswa atau mahasiswinya, tanggung jawab seorang presiden kepada negara dan rakyatnya, tanggung jawab seorang ayah kepada istri dan anak-anaknya, dan tanggung jawab manusia kepada Tuhan yang telah Menciptakan kita.

Manusia
Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang mampu menguasai makhluk lain
Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu

Tanggung Jawab
Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau  perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai wujudan kesadaran akan kewajibannya. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang bertang¬gung jawab.Disebut demikian karena manusia, selain merupa¬kan makhluk individual dan makhluk sosial, juga merupakan makhluk ‘I’uhan. Manusia memiliki tuntutan yang besar untuk bertanggung jawab mengingat ia mementaskan sejumlah peranan dalam konteks sosial, individual ataupun teologis.

Macam-macam Tanggung Jawab
Manusia itu berjuang memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia akan menghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan yaitu kekuasaan Tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya. Atas dasar ini, dikenal jenis-jenis atau macam-macam dari tanggung jawab.

1. Tanggung Jawab manusia terhadap diri sendiri

Menurut sifatnya manusia adalah makhluk bermoral. Akan tetapi manusia juga seorang pribadi, dan sebagai makhluk pribadi manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, angan-angan untuk berbuat ataupun bertindak, sudah barang tentu apabila perbuatan dan tindakan tersebut dihadapan orang banyak, bisa jadi mengundang kekeliruan dan juga kesalahan. Untuk itulah agar maanusia itu dalam mengisi kehidupannya memperoleh makna, maka atas diri manusia perlu diberi Tanggung Jawab.

2.  Tanggung Jawab kepada keluarga

Keluarga  merupakan  masyarakat  kecil. Keluarga adalah suami-istri, ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang-orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung Jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi Tanggung Jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.

3.  Tanggung Jawab kepada masyarakat

Manusia adalah makhluk sosial. Manusia merupakan anggota masyarakat. Karena itu, dalam berpikir, bertingkah laku, berbicara, dan sebagainya manusia terikat oleh masyarakat. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.

4.  Tanggung Jawab kepada  Bangsa/Negara

Setiap manusia, setiap individual adalah warga nagara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat olah norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semau sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara.

5. Tanggung Jawab kepada Tuhan

Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya  manusia mempunyai tanggung jawab Iangsnng ternadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman  Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab sud melalui berbagai macam agama Pelanggaran dari hukuman-hukuman tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan jika dengan peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah  Tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya  dilakukan manusia ternadap Tuhan sebagai penciptanya,  bahkan untuk memenuhi tanggung jawabnya, manusia perlu pengorbanan.

PENGABDIAN DAN PENGORBANAN

Wujud dari tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah suatu perbuatan yang baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
  • Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebaga perwujudan, kesetiaan antara lain kepada raja, cinta, kasih sayang, hormat, atau suatu ikatan dan semua dilakukan dengan ikhlas.
  • Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih.


Kesimpulan

Tanggung Jawab dalam konteks pergaulan manusia adalah suatu keberanian. Orang yang bertanggung jawab adalah orang yang berani menanggung resiko atas segala hal yang telah dilakukan atau diperbuat menjadi tanggung jawabnya. Ia jujur terhadap dirinya dan jujur terhadap orang lain, adil, bijaksana, tidak pengecut dan mandiri. Dengan rasa tanggung jawab, orang yang bersangkutan akan selalu berusaha memenuhi kewajibannya melalui seluruh potensi dirinya. Orang yang bertanggung jawab adalah orang mau berkorban untuk kepentingan orang lain ataupun orang banyak.
Orang yang bertanggung jawab dapat memperoleh kebahagiaan, sebab ia dapat menunaikan kewajibannya dengan baik. Kebahagiaan tersebut dapat dirasakan oleh dirinya sendiri ataupun oleh orang lain/banyak. Sebaliknya orang yang tidak bertanggung jawab akan menghadapai kesulitan, sebab ia tidak melaksanakan kewajibannya dengan baik dan tentunya tidak mengikuti aturan, norma serta nilai-nilai yang berlaku. Selain itu wujud dari tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah suatu perbuatan yang baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.


Anggota Kelompok :
  • Astri Deristianti
  • Ayuningtyas Pramatasari
  • Dian Ratnasari
  • Ishma Shabur Annisa
ILMU BUDAYA DASAR
           _1PA10_

Jumat, 14 November 2014

Maaf

written by : Dian Ratnasari

Maaf untuk semua tindakanku
untuk semua keputusanku yang menyakitimu.
Sungguh aku menjadi manusia tega bukan tak beralasan,
tapi sungguh aku melakukan nya
karena ku tak ingin kau terbebani.
Ku tak ingin cinta ini ternodai 

Sungguh aku menjadi manusia tega karna sanyang padamu
tapi sungguh aku minta maaf padamu
aku tak ingin lagi menduakan cinta-Nya
aku tak mau cinta kita menjadi salah

Biarkan aku seperti ini
bertahan dengan cinta-Nya,
menunggumu disini ,
memantaskan diri dihadapan-Nya

sampai akan tiba saatnya nanti
Allah mempertemukan kita
mempersatukan kita 
dengan cara yang di cintai-Nya 

Kebudayaan Padang / Minangkabau

Budaya merupakan cara hidup berkembang yang dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan terus menerus dari generasi ke generasi . Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, seperti sistem agama, politik, adat istiadat, bahasa,  perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.
Kali ini saya akan membahas kebudayaan dari kota yang berada di Provinsi Sumatra Barat yaitu Kota Padang .Daerah ini berbatasan langsung dengan Samudra Hindia dan biasa disebut dengan sebutan kota Minangkabau. Kota ini memiliki aneka ragam kesenian dan kebudayaan yang unik . Banyaknya kesenian dan kebudayaan yang dimiliki oleh daerah ini yang menjadikan Indonesia memiliki kesenian dan kebudayaan yang bermaca-macam pula. Berikut beberapa kebudayaan dan kesenian yang ada di Sumatra Barat seperti :

1.      Tari Tradisional


Seni tari tradisional yang berasal dari Sumatera Barat biasanya berasal dari adat budaya suku Minangkabau serta etnis Mentawai. Seni tari dari Minangkabau umumnya sangat dipengaruhi oleh agama Islam. Budaya suku minangkabau ini memiliki beberapa tarian yaitu :
a.      TARI PIRING 

Tari piring merupakan salah satu seni tarian milik orang Minangkabau yang berasal dari Sumatra Barat. Tari piring  memiliki gerakan yang menyerupai gerakan para petani semasa bercucuk tanam, membuat kerja menuai dan sebagainya. Tarian ini juga melambangkan rasa gembira dan syukur dengan hasil tanaman mereka. Tarian ini merupakan tarian gerak cepat dengan para penari memegang piring di tapak tangan mereka, diiringi dengan lagu yang dimainkan oleh talempong dan saluang. Kadangkala, piring-piring itu akan dilontar ke udara atau pun dihempas ke tanah dan dipijak oleh penari-penari tersebut.

b.      TARI RANCAK MINANGKABAU

Tari ini menggambarkan keteguhan hati masyarakat Bawean dalam iman Agama Islam yang merupakan agama anutan masyarakat seluruh Bawean. Syair dan geraknya menggambar kecintaan pada  Allah SWT dan Rasul Nabi kita  Muhammad SAW .

c.       TARI INDANG MINANGKABAU


Tari indang merupakan salah satu kesenian tari yang berasal dari minangkabau. Etnik minangkabau menyimpan banyak kekayaan tradisi lisan. tari indang adalah dari kata Indang atau disebut juga badindin, salah satunya. Tarian ini sesungguhnya suatu bentuk sastra lisan yang disampaikan secara berkelompok sambil berdendang dan memainkan rebana kecil. Pentas Tari Indang biasa diramaikan tujuh penari yang semuanya laki-laki. Ketujuh penari itu biasa dinamai ‘anak indang’. Mereka dipimpin seorang guru yang disebut tukang dzikirindang merupakan manifestasi budaya mendidik lewat surau dan kentalnya pengaruh budaya Islam di Minangkabau.

d.      TARI LILIN SUMATERA BARAT

Tarian Lilin merupakan sebuah tarian yang dipersembahkan oleh sekumpulan penari dengan diiringi sekumpulan pemusik. Para penari ini akan membawa lilin yang dinyalakan pada piring yang dipegang oleh tangan mereka. Penari akan menarikan tarian secara berkelompok dengan memutar piring yang berisi lilin yang menyala secara berhati-hati agar piring tersebut sentiasa mendatar, dan lilin tidak mati. Tarian lilin merupakan sejenis kesenian Istana dan ditarikan pada waktu malam hari. Untuk memainkan tari lilin, seorang  memerlukan latihan yang giat karena pergerakan dengan lilin yang menyala tanpa pengalaman yang cukup sulit dilakukan.

e.      TARI PAYUNG

Tari Payung merupakan kesenian salah satu tari klasik dari yang berasal dari Daerah Minang. Tari payung menggambarkan kasih sayang seorang kekasih yang dilambangkan dengan melindungi dengan payungnya.Tari payung memang merupakan tari pergaulan muda-mudi sehingga dibawakan secara berpasang-pasangan. Tari ini biasa dibawakan untuk memeriahkan acara pesta, pameran, dan lain sebagainya.

f.        TARI PASAMBAHAN MINANG


Tari Pasambahan merupakan tarian sebagai ucapan selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada tamu yang datang. Tari Pasambahan biasanya ditampilkan saat menyambut tamu dan saat kedatangan pengantin pria ke rumah pengantin wanita. Setelah Tari Pasambahan kemudian dilanjutkan dengan suguhan Daun Sirih dalam Carano kepada Sang tamu, sedangkan pada acara penyambutan pengantin pria, Daun sirih dalam Carano disuguhkan kepada pengantin pria sebagai wakil rombongan dan juga kepada kedua orangtua pengantin pria.

g.      TARI RANTAK MINANGKABAU

Menurut seniman-seniman senior (tua), kesenian ini telah dipelajari dan di lakukan jauh sebelum mereka lahir sehingga asal-usulnya menjadi kabur  dan kurangnya perhatian dari sejarawan setempat. Seni budaya ini sangat identik sekali dengan bahasa dan gaya bahasa masyarakat kerinci daerah Tanjung dalam menembangkanya nyayian (pengasuh) untuk mengiri kesenian dan tarian. Daerah Tanjung berada di hilir menyusuri sepanjang pinggiran sungai yang mengalir menuju Danau Kerinci. Hal ini terlihat dari lirik dan pantun serta bahasa Kerinci Hilir yang digunakan dalam mendendangkan lagu yang mengiringi gerakan tarian (pengasuh).

h.      TARI AMBEK AMBEK KOTO ANAU

Tari ini beresal dari provinsi sumatera barat. Tari Ambek-Ambek adalah berawal dari tingkah laku anak-anak yang bermain, bergelut, atau bercanda pura-pura berkelahi dengan menggunakan gerakan pencak atau merupakan olah gerak dan rasa sebagai satu bentuk materi permainan anak nagari.

i.        TARI RANDAI

  Randai adalah pertunjukan teater khas Minangkabau yang merupakan gabungan dari seni peran, seni tari, seni musik dan seni beladiri. Biasanya pertunjukan randai diadakan di lapangan terbuka di kampung kampung. Hampir seluruh nagari di kabupaten Solok dan juga Sumatera Barat memiliki kelompok randai. Anggota kelompok randai terdiri dari anak anak dan orang dewasa. Pada zaman dahulu aslinya tidak ada wanita yang menjadi anggota randai, sehingga untuk memerankan seorang wanita salah seorang anggota randai didandani mirip wanita. Pemain pemeran wanita ini disebut bujang gadih. Seiring perkembangan zaman, sekarang sudah banyak kelompok randai yang memiliki anggota wanita.

j.        TARI ALANG BABEGA MINANGKABAU

        Tari yang berasal dari daerah minangkabau ini, menggambarkan sebuah elang tebang berbegar mencari mangsa dengan mengembangkan atau mengibaskan sayap di udara lalu menukik menyambar ayam. 

2.      Pakaian Adat

Pakaian adat yang berada di ranah Minang ini terbagi dalam dua jenis yaitu pakaian adat penghulu dan juga pakian adat Bundo kandung. Penghulu atau ninik mamak ini memiliki peran yang sangat penting dan juga berhak untuk menatur keluarga dalan kaumnya sendiri. Pakaian ini terdiri dari destar atau saluak batimba, merupakan penutup kepala yang terbuat dari kain batik dan bagian depan dibentuk kerutan. Ini mengandung makna tentang aturan hidup dari masyarakat Minang . Selanjutnya baju hitam longgar, dengan lengan yang longgar dan lebar juga bagian leher tidak berkatuk dan tidak memakai kancing sampai dada, artinya merupakan bentuk keterbukaan dan kelapangan pada seorang pemimpin. Ada juga celana hitam lebar yang melambangkan kesiagaan. Lalu ada sesamping, kain sandang, keris dan tongkat mengandng arti, tanggungjawab, kebesaran, keberanian, keputusan yang bijak. Jenis baju adat dari minangkabau ini digunakan oleh laki-laki yang memiliki gelar datuk.
Selanjutnya adalah pakaian adat Bundo Kandung yang terdiri dari tengkuluk atau penutup kepala seperti tanduk dengan bentuk runcing di kedua ujungnya ada rumbaian emas. Ini berarti bahwa Bundo Kandung sebagai pemilik rumah gadang dan tidak boleh menjunjung beban yang sangat berat. Lalu Baju kurung atau baju batabue biasanya berwaran merah, biru hitam atau taburan benang emas. Ini melambangkan kekayaan daerah Minang. Ada juga kain selempang, kain sarung dan perhiasan yang berarti harus melanjutkan keturunan, menempatkan sesuatu pada tempatnya dan tidak boleh menginginkan sesuatu secara berlebihan. Bundo kandung merupakanjenis baju ada dari Minangkabau Sumatera Barat yang tidak bisa digunakan oleh semua wanita hanya di gunakan oleh wanita yang arif bijaksana

3.      Senjata Tradisional.
Senjata tradisional Padang (Sumatera Barat) adalah Keris. Keris biasanya dipakai oleh kaum laki-laki dan diletakkan di sebelah depan, saat sekarang hanya dipakai bagi mempelai pria. Berbagai jenis tombak, pedang panjang, sumpit juga dipakai oleh raja-raja Minangkabau dalam menjaga diri mereka.
4.      Rumah Adat

Rumah adat Padang (Sumatra Barat) disebut juga Rumah Gadang. Rumah adat asli memiliki ciciri setiap tiangnya tidaklah tegak lurus atau horizontal tapi mempunyai kemiringan. Karena orang dahulu yang datang dari laut hanya tahu bagai mana membuat kapal. Rancangan kapal inilah yang ditiru dalam membuat rumah. Rumah adat jugat tidak memakai paku tapi memakai pasak kayu. Ini disebabkan daerah Sumatera Barat rawan terhadap gempa, baik vulkanik maupun tektonik. Jika dipasak dengan kayu setiap ada gempa akan semakin kuat mengikatnya.
5.   Tradisi Adat
Salah satu tradisi adat Minangkabau yaitu persembahan dalam upacara pemakaman masih dilaksanakan pada salah satu kecamatan di Sumatra Barat. Di beberapa kecamatan ada yang menyebut tradisi ini dengan nama tradisi Silat Pauh (Silek Pauah). Selain itu di kota Padang juga terdapat beberapa pantai, salah satunya adalah Pantai Air Manis. Di sana terdapat kisah Malin Kundang yang berkisah tentang seorang anak yang durhaka pada ibunya dan karena itu dikutuk menjadi batu. Sebentuk batu di Pantai air Manis, Padang, konon merupakan sisa-sisa kapal Malin Kundang.
Kemudian selanjutnya ada “Tabuik”  (Indonesia: Tabut) merupakan perayaan lokal dalam rangka memperingati Asyura, gugurnya Imam Husain, cucu Muhammad, yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau di daerah pantai Sumatera Barat, khususnya di Kota Pariaman. Festival ini termasuk menampilkan kembali Pertempuran Karbala, dan memainkan drum tassa dan dhol. Tabuik merupakan istilah untuk usungan jenazah yang dibawa selama prosesi upacara tersebut. Walaupun awal mulanya merupakan upacara Syi’ah, akan tetapi penduduk terbanyak di Pariaman dan daerah lain yang melakukan upacara serupa, kebanyakan penganut Sunni. Di Bengkulu dikenal pula dengan nama Tabot.
Upacara melabuhkan tabuik ke laut dilakukan setiap tahun di Pariaman pada 10 Muharram sejak 1831. Upacara ini diperkenalkan di daerah ini oleh Pasukan Tamil Muslim Syi’ah dari India, yang ditempatkan di sini dan kemudian bermukim pada masa kekuasaan Inggris di Sumatera bagian barat.
6.   Makanan Khas
Sumatra Barat (Padang) terkenal dengan masakan-masakan memiliki rasa pedas kerena masakan yang dibuat banyak mengandung rempah-rempah. Berkat cita rasa dari rempah rempah itulah menjadikan masakan padang menjadi selera sebagian besar masyarakat Indonesia, masakan ini juga populer sampai ke mancanegara. Makanan yang populer diantaranya seperti Rendang, Gulai, Ayam Pop, Terung Balado, Gulai Itik Cabai Hijau, Nasi Kapau, Sate Padang dan Kerupuk Sanjai.

Sumber :